SOCIAL MEDIA

Rabu, 14 Maret 2018

Tips Masak Sayur Lodeh Enak dan Sehat Tanpa Santan


Sebagai orang Jawa, saya adalah pecinta masakan tradisional. Masakan daerah dan masakan rumahan maksudnya. Khususnya Jogja dan Jawa Tengah, siapa sih yang nggak kenal sayur lodeh.

Sayur lodeh ini favorit saya banget. Lodeh labu siam, lodeh kluwih, lodeh nangka muda, lodeh kacang panjang, lodeh daun singkong, dll. Makanan kuah bersantan ini enak dimakan siang hari sambil ditemani kerupuk. Hmm, nikmatnyaaa.

Tapi kalau hampir tiap hari makan sayur lodeh, nggak sehat juga soalnya santannya itu loh. Santan kan banyak mengandung asam lemak jenuh. Nah berdasarkan apa yang saya baca, katanya santan itu nggak akan berubah jadi jahat kalau nggak kita panasin. CMIIW yah.

Jadi masakan bersantan cukup dipanaskan satu kali aja pas masak. Padahal kalau masih ada sisa dan dipanaskan lagi buat besoknya malah makin enak, betul nggak? Soalnya bumbunya makin meresap, hehe.

Saya pribadi kalau bikin santan sendiri pakai kelapa parut belum pernah. Repot dan malas, hahaha. Jadi dulu pakai santan instan, tapi rasanya kok aneh. Iya, memang saya yang nggak bisa masak deh kayaknya.

Dulu pas tinggal di Makassar, kalau lagi kepengen sayur lodeh, mau nggak mau harus bikin sendiri kan. Soalnya nggak tau ada yang jual atau nggak. Misalnya ada pun saya nggak bisa kemana-mana soalnya nggak ada kendaraan. Jadi mau nggak mau harus bikin sendiri.



Nah, karena saya gagal masak pakai santan instan, akhirnya mertua kasih tau pakai susu UHT aja. Jadi menu masakan lodeh dan semua yang pakai santan, kalau di rumah mertua pasti diganti susu. Dan dulu saya pribadi nggak bisa bedain ini masakan pakai santan atau susu karena rasanya sama.

Awalnya saya yang , “Hah? Serius pake susu?”

Saya nggak tau ya kalau susu bisa jadi alternatif pengganti santan karena saya memang amatir dalam dunia masak-memasak. Apakah cuma saya aja yang nggak tau atau memang dari dulu udah lazim digunakan sebagian orang sih? 

Walaupun awalnya berasa aneh, tapi udah kepengen banget jadi akhirnya tetep saya eksekusi. Susunya pakai yang rasa plain ya, bebas merk apa aja tapi kalau saya biasanya pakai susu Ultra kemasan 200ml. 


Ini kebetulan pas di minimarket adanya yang 250ml jadi ya udah beli ini aja. Kadang saya pakai yang Ultra Mimi juga 125ml 2 kotak, hehe.

Dan setelah eksekusi sendiri ternyata ... rasanya enaaak!

Cara masaknya sama aja kok kayak masak pakai santan.

Kalau masih bingung, saya kasih resep lodeh labu siam kesukaan suami yaa, barangkali ada yang mau eksekusi.


Lodeh Labu Siam Tahu



Bahan :
- Bawang putih, bawang merah dicincang halus (jumlahnya terserah selera aja tapi saya biasanya banyakin bawang merahnya)
- Udang (optional, saya biasanya pakai sedikit aja 5 potong gitu cuma buat menambah rasa)
- Tahu dipotong dadu kemudian digoreng setengah matang
- 1 buah labu siam diiris tipis memanjang, rendam dalam air garam sebentar
- Cabai rawit dirajang halus
- Cabai merah keriting/cabai ijo (optional)
- Susu UHT Ultra 200ml plain
- Daun salam dan lengkuas

Cara membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan merah sampai harum
- Masukkan cabai, daun salam, lengkuas
- Masukkan tahu dan irisan labu siam, aduk-aduk sebentar
- Masukkan sedikit air, diamkan sebentar
- Masukkan susu
- Beri bumbu (garam, gula, penyedap) dan koreksi rasa
- Tunggu sampai labu siam lunak (kalau saya sih lebih suka agak kriuk, nggak terlalu lunak)
- Angkat dan siap dihidangkan

Gimana? Gampang kan? Selamat mencoba dan semoga cocok di lidah yaa.



Tidak ada komentar :

Posting Komentar